Buka Kejurnas Pencak Silat 2024: Paman Birin Kenang Masa Lalu sebagai Atlet"
Banjarbaru – KALSELBABUSSALAM.COM Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor, yang akrab disapa Paman Birin, secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat antar Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Daerah dan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) se-Indonesia tahun 2024. Pembukaan yang berlangsung meriah ini diadakan di Gedung Olahraga (GOR) Gelora Paman Birin, Banjarbaru, Senin (27/5) pagi.
Kejurnas yang berlangsung dari 26 Mei hingga 1 Juni 2024 ini mempertemukan dua kelas, yaitu kelas pra remaja (11-14 tahun) dan kelas remaja (14-18 tahun), baik putra maupun putri. Sebanyak 282 atlet dari 27 provinsi berpartisipasi, memperebutkan total 28 medali emas, 28 perak, dan 56 perunggu di berbagai kategori.
Tuan rumah, Kalimantan Selatan, menurunkan 17 atlet terbaiknya. Acara pembukaan dimulai dengan atraksi pencak silat dari para pendekar muda Kalsel, dilanjutkan dengan defile kontingen peserta dari 27 provinsi. Kemudian, pembacaan ikrar janji atlet dan janji wasit menegaskan komitmen mereka terhadap sportivitas dan fair play.
Dalam sambutannya, Paman Birin menyambut hangat para atlet, official, dan pendamping di Bumi Lambung Mangkurat. “Selamat datang di Kalsel Babussalam. Semoga Kejurnas ini melahirkan bibit-bibit atlet pencak silat yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia,” ujarnya.
Paman Birin juga menyampaikan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada Kalsel sebagai tuan rumah kejuaraan bergengsi ini. “Saya merasa sangat bangga dan terhormat karena Kalsel dipercaya menggelar Kejurnas Pencak Silat yang begitu penting dan prestisius,” tambahnya.
Tak lupa, Paman Birin mengenang masa mudanya sebagai atlet pencak silat. “Dulu saya pernah menjadi atlet pencak silat dan mengikuti kejuaraan di Sulawesi. Pengalaman tersebut sangat berharga dan membentuk semangat juang saya hingga kini,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Paman Birin memberikan semangat kepada para atlet. “Saya ingin mendengar suara juara dari pendekar pencak silat seluruh Indonesia. Jika saya sebut ‘Salam olahraga’, jawab ‘Jaya’. Jika saya sebut ‘Bergerak’, jawab ‘Bergerak’. Tangan dikepal, suara dikuatkan, kalau perlu kita pecahkan GOR ini!” serunya penuh semangat, diikuti gemuruh jawaban para atlet.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Hermansyah, dalam laporannya menyatakan, “Kejuaraan ini diikuti oleh 27 provinsi dengan total 282 atlet, terdiri dari 20 PPLP/SKO tingkat provinsi, 18 PPLP/SKO tingkat kabupaten/kota, serta 5 Sekolah Khusus Olahraga (SKO).”
Hermansyah juga menyampaikan bahwa ini adalah kali pertama GOR Gelora Paman Birin dipergunakan. “Ini momentum bersejarah bagi GOR Gelora Paman Birin dan Provinsi Kalsel. Kami berharap acara ini menjadi awal kemajuan olahraga di Kalsel serta memperkokoh semangat dan prestasi para atlet daerah,” katanya.
Acara pembukaan ditutup dengan pemukulan gong oleh Paman Birin, didampingi dan disaksikan oleh pimpinan Forkopimda Kalsel, Staf Khusus dan Staf Ahli Gubernur, sejumlah kepala SKPD, perwakilan IPSI pusat, serta para juri, atlet, dan official dari 27 provinsi di seluruh Indonesia. (adpim/Man)




